Kamis, 13 April 2017

kemarin sore

bangun setelah mati
dia datang sembari meminjam buku merah
panas terik di siang hari
menjadikan sore cerah dan bersih
tak banyak yang dipahami
sahabat baru pembawa senyum
guyonan - guyonan ringan membuat waktu terasa cepat berlalu
higga datang yang lain
temanku  yang tak dia kenali
kupersilahkan mereka bicara
suasana kian mencair
berawal dua tawa
beranak jadi tiga
hati berkecamuk lagi

takut masa lalu terulang kembali
seakan tak ingin merusak suasana ini
hati bimbang tertutup tawa
hingga tak satupun menyari
siapa yang bisa tau
jika sedih tertutup besi
percaya atau tidak aku kembali

Tidak ada komentar:

Posting Komentar