Kamis, 13 April 2017

putri kecil

dia tertawa saat aku bercerita
bahagia dengan lelucun yang selalu aku lontaran
mendengar suaranya membuat hati ini lega
tapi hanya inikah?
sesederhana inikah yang membahagiakan mu?
jika ya
tak apa aku akan tetap jadi putri kecilnmu selamanya
tak apa aku takkan pernah dewasa
kulakukan untuk wanita tangguh
duniaku
hidupku
segalanya bagiku
ibu
hanya ini untuk mu

putri kecil

syair harapan

sesaat ku kehilangan akal sehat
angan kosong tak bertepi
selalu saja ini terjadi
apa lebih baik kamu di sini
mendengar keluh kesah ini
seandainya saja kau tahu
ku berjuang sendiri melawan!

sulit rasanya
bak temukan ujung dari bumi
jarum di tumpukan jerami
aku membutuhkan vitamin
membutuhakan hak asasi
kenapa tak pernah melirik
setiap hari ku bermimpi
ku pandai memberikan 1000 harapan tuk mereka
tapi kenapa tak satupun yang bisa ku percaya

siapa aku?
apakah kau tahu itu?
datanglah pada waktunya
biarkan aku dengan sejuta fatamorgana
yang tercipta untukku sendiri
aku menanti
bersama temukan jati diri ini
yang hilang sejak aku berada di bumi


kemarin sore

bangun setelah mati
dia datang sembari meminjam buku merah
panas terik di siang hari
menjadikan sore cerah dan bersih
tak banyak yang dipahami
sahabat baru pembawa senyum
guyonan - guyonan ringan membuat waktu terasa cepat berlalu
higga datang yang lain
temanku  yang tak dia kenali
kupersilahkan mereka bicara
suasana kian mencair
berawal dua tawa
beranak jadi tiga
hati berkecamuk lagi

takut masa lalu terulang kembali
seakan tak ingin merusak suasana ini
hati bimbang tertutup tawa
hingga tak satupun menyari
siapa yang bisa tau
jika sedih tertutup besi
percaya atau tidak aku kembali

Batu didasar sungai

Keadaan takkan berubah 
jika aku tidak bangkit
aku letih,aku lelah
ku ingin terus berlari
hingga maut menghampiri
sejengkal demi sejengkal
kutinggalkan kau
kau tahu betapa beratnya semua ini bagiku
ku berlari sejauh ini
dan ini belum separoh jalan
tapi aku telah ngos ngosan
biar badan tak sanggup berlari
tapi otakku masih lebih kuat dari raga ini

Aku mohon biarkan aku berlari 
lebih jauh lagi
lari darimu
sampai engkau berhenti membayangi
perjuangan ku tak sampai disini
pergi jauh kemalasan 
pergi jauh lembah hitam tak berdasar
 Biar badan kalah hati dan otak masih merdeka.
pergi kau ke ujung segitiga bermuda